December 7, 2021

Cara Mengatasi Memori Internal HP Android Penuh

Memori penuh karena penginstalan beberapa aplikasi tambahan, yang benar-benar dapat mengacaukan suasana. Apalagi memori itu ibarat otak dari sebuah smartphone, mau tidak mau akan membeku jika sudah penuh.

Penyimpanan internal akan cepat penuh karena semua aplikasi di Android harus diinstal di penyimpanan internal. Oleh karena itu, kamu harus tahu cara mengatasi penyimpanan internal penuh dan petunjuknya agar penyimpanan internal Android kamu tidak cepat penuh.

  1. Bersihkan file cache

File-file ini dapat dianggap sebagai sampah smartphone. Mereka tidak berguna, mereka hanya akan mengisi memori internal Anda. Masalahnya adalah file sampah ini selalu muncul bahkan setelah dibersihkan. Tentunya cara yang paling efektif adalah dengan selalu membersihkannya. Siapkan rencana Anda untuk membersihkan file berbahaya ini, dan jangan lupakan mereka.

  1. Hindari install aplikasi yang berat

Google Play store memang memiliki banyak game dan aplikasi yang bermanfaat bagi kita. p chat dan media WhatsApp ke Google Drive

Sebagian besar aplikasi berat adalah game definisi tinggi, seperti Genshin Impact hingga PUBG Mobile.

Aplikasi berat biasanya memiliki grafik yang tinggi. Dengan kata lain, ia membutuhkan banyak file gambar, yang berarti ukurannya akan besar.

  1. Uninstall aplikasi yang tidak diperlukan

Semakin banyak aplikasi, semakin penuh memori Anda. Cobalah dan perhatikan aplikasi yang Anda instal. Apakah sering digunakan atau hanya untuk pajangan? Lebih baik lagi, Anda hanya perlu meng-uninstall aplikasi yang tidak Anda butuhkan, atau aplikasi yang memiliki fungsi yang sama dengan aplikasi lain.

  1. Matikan auto-download dari media di WhatsApp

Jika tidak dinonaktifkan, semua foto atau video yang dikirim oleh rekan kami akan langsung masuk ke penyimpanan internal. Agar tidak menjadi beban, harap matikan fitur ini. Memang ini agak merepotkan, karena kamu akan mendownload foto dan video yang masuk satu per satu, tapi setidaknya kamu bisa membedakan mana konten yang penting dan mana yang tidak.

Untuk mematikan fungsi download otomatis, klik Setting (di aplikasi WA), lalu pilih Storage and Data. Setel semua opsi ke “Tanpa Media”.

  1. Backup chat ke Google Drive

Daripada mengisi memori dengan riwayat obrolan dan media, lebih baik mencadangkan ke Google Drive. Anda tidak perlu khawatir memori penuh atau apakah Anda menghapus sesuatu dari WhatsApp. Jika Anda mencari file, kunjungi saja Google Drive dan data Anda tidak akan hilang.

Masih merasa bahwa Anda membosankan? Tenang, berikut 6 cara ampuh lainnya.

  1. Gunakan SD Card

Meskipun kartu SD tidak lagi dapat digunakan untuk menyimpan aplikasi, Anda harus tetap menggunakan penyimpanan eksternal ini untuk menyimpan media. Selain ponsel pintar tidak akan lag, kapasitas penyimpanan media Anda juga semakin meningkat.

  1. Gunakan cloud storage

Menggunakan cloud storage tentunya akan menghabiskan kuota internet lebih banyak dari biasanya. Namun, penyimpanan cloud terbukti sangat mampu mengurangi beban smartphone. Selain itu, file Anda dapat diakses kapan saja, bahkan melalui komputer!

  1. Streaming saja, tidak usah simpan file

Terlalu banyak file musik atau video, terutama jika disimpan di penyimpanan internal, sangat mengganggu. Seiring waktu, menggunakan aplikasi streaming atau situs web lebih masuk akal daripada menyimpan file.

  1. Install aplikasi cleaner dan anti virus

Aplikasi ini dapat membersihkan dan merawat smartphone. Cleaner dapat menghapus sampah dan file yang tidak perlu di smartphone, sementara perangkat lunak antivirus dapat mencegah file yang tidak diinginkan dan infeksi virus.

  1. Menghapus aplikasi bloatware

Sayangnya, sebagian besar aplikasi default sebenarnya tidak memiliki fungsi penting, jadi menghapusnya bukanlah ide yang buruk. Jika tidak dapat dihapus, opsi lain adalah menonaktifkan aplikasi. Untuk melakukannya, klik Pengaturan-Aplikasi-Semua. Kemudian ketuk aplikasi yang ingin Anda nonaktifkan, lalu ketuk “Nonaktifkan”.

  1. Root!

Ini adalah cara terakhir untuk melepaskan kembali memori Android. Bahkan dengan root, Anda dapat menggunakan kartu SD sebagai penyimpanan internal. Tetapi harus diingat bahwa jika Anda melakukan root pada smartphone Anda, garansi smartphone Anda mungkin hilang.