July 27, 2021

Cara Menghemat Air PDAM Agar Tagihan Tidak Membengkak

Air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) banyak digunakan masyarakat untuk mencukupi kebutuhan. Bila tak cermat, tagihannya dapat menguras isi kantong, lho! Ikuti langkah menghemat air PDAM berikut ini sehingga tagihan tak jebol.

Air merupakan sumber energi alam yang gratis dan dapat dimanfaatkan siapa saja.

Barangkali hal ini dapat digunakan, tapi dengan tambah banyaknya pencemaran lingkungan air bersih pun kian terbatas.

Saat ini, jika bukan memicu sumur bor, membeli air di pedagang keliling, jawabannya adalah dengan berlangganan air PDAM.

Sang pengguna air berasal dari PDAM akan diberikan tagihan sesuai dengan jumlah air yang digunakan.Walau tidak semahal tagihan listrik, jika digunakan secara berlebihan, tagihan air berasal dari PDAM pun dapat membengkak.

Anda tentu tidak rela ‘kan hal itu terjadi?

Untuk mencegahnya pembengkakan tagihan, ikuti saja tips dan dan trick menghemat tagihan air PDAM berikut ini.

1.Efisien Menggunakan Air PDAM

Salah satu langkah mengefisiensikan pemanfaatan air adalah menyadari waktu-waktu yang pas untuk menyiram tanaman di musim kemarau.

Jangan menyiram tanaman di siang hari sebab panas berasal dari matahari akan memicu air cepat menguap.

Perlu diingat, jangan pula menyiram halaman secara terlalu berlebih dan juga menyirami lebih cepat berasal dari tanah untuk menyerap air.

 

2. Cara Menghemat Air PDAM di Rumah

Langkah penghematan air di tempat tinggal dapat dilakukan dengan langkah beragam cara, di mulai berasal dari langkah yang simpel. Misalnya, tidak membiarkan keran selalu mengalir ketika tengah menggosok gigi atau mengusap cucian piring dengan sabun.

Dengan jalankan hal tersebut, tiap orang di tempat tinggal Anda dapat kurangi pemaikaian air sampai 4 liter per menitnya lho.Membatasi saat mandi dan memakai shower atau pancuran juga sangat menunjang kurangi pemanfaatan secara signifikan.

Lalu, jangan menyingkirkan benda-benda seperti kertas, tisu, bekas pembalut ke di dalam kloset.Untuk mendorong sampah berikut masuk ke di dalam saluran dibutuhkan air di dalam jumlah yang sangat banyak!

3. Tampung Air Sebagai Cadangan

Cara ini dapat Anda jalankan lebih-lebih di tengah musim hujan seperti ini.Taruh ember atau wadah-wadah lainnya di luar rumah, lebih-lebih di bawah genting.Anda dapat menyimpannya dan menggunakannya untuk menyiram tanaman ketika hari tengah kering.

Jangan lupa tutup ember atau wadah berikut sehingga tidak jadi sarang nyamuk untuk bertelur.Air berikut juga dapat Anda memakai untuk mencuci motor atau mobil Anda.

Namun, jangan langsung memakai air berikut melainkan endapkan pernah sehingga pasir-pasirnya tidak ikut terbawa dan menggores anggota bodi kendaraan Anda.

Sebagai informasi, mencuci mobil sekitar akan menggunakan 150 liter air lho!Selain air hujan, tampung juga air bekas mencuci baju, mencuci beras, atau membilas dan merebus mi instan dan pasta.

 

4.Pastikan Tak Ada Kebocoran Keran Air PDAM

Tiap air yang mengalir, baik yang digunakan dengan sepengetahuan Anda maupun tidak, akan tercatat pada meteran air yang sudah dipasang di rumah.Anda pun harus selalu membayar air yang yang bocor berikut biarpun tak digunakan sama sekali.

Maka itu lakukanlah pengecekan keran, pipa, dan saluran air lainnya di tempat tinggal secara rutin.
Jika diakumulasikan, air yang keluar berasal dari celah yang bocor dapat meraih 20 liter perharinya.

Lumayan banyak ‘kan?

Jika kebocoran yang terjad pada keran atau pipa air pada anggota luar belum dapat dibetulkan, tampunglah air berikut sehingga dapat digunakan untuk kepentingan lagi.

Tips untuk Anda, rembesan yang terjadi pada toilet atau kloset duduk dapat Anda ketahui dengan mengimbuhkan zat warna atau pembersih kloset berwarna yang di tempatkan pada tangki.

Cara lain untuk menyadari jika ada kebocoran yang terjadi adalah roda gigi yang selalu bergerak biarpun seluruh aliran air sudah dimatikan.

 

5. Lakukan Kalibrasi Alat Pengukur

Ketika Anda sudah mencatat pemanfaatan air dengan seksama tapi tagihan Anda selalu membengkak , Ada baiknya untuk jalankan penyesuaian jumlah air yang keluar dengan laju pergerakan angka pada meteran water meter 2 inchi.

Jika air yang keluar lebih sedikit berasal dari total angka yang bertambah, makan langsung laporkan pada petugas PDAM.

Dengan begitu, Anda akan menyadari jika ada kekeliruan yang terjadi pada PDAM atau terjadi kebocoran pada tempat tinggal Anda.