March 9, 2021

CARA MERAWAT PINTU BERBAHAN DASAR KAYU

Sekarang ini penggunaan kayu sebagi bahan dasar untuk konstruksi bangunan sudah menjadi hal yang lumrah, terutama dalam hal pembangunan rumah. Kayu biasanya dijadikan sebagai  bahan dasar pintu. Oleh karena itu, anda sebagai pemilik rumah harus mengetahui cara yang baik untuk merawat pintu berbahan dasar kayu agar pintu tersebut tetap awet,dan sangat rekomendasi dengan pintu kayu batam.

Sebelum membahasnya lebih lanjut, anda harus tahu dulu beberapa kerusakan yang kerap terjadi pada pintu, yaiitu antara lain adalah:

  1. Pintu yang sudah mulai lapuk
  2. Bagian atas pintu yang sudah mulai merenggang
  3. Cat pada pintu kayu yang mulai mengelupas
  4. Gagang pintu yang sudah mulai merenggang.

Berdasarkan beberapa masalah yang kerap terjadi di atas, berikiut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan agar pintu berbahan dasar kayu tetap awet, antara lain:

  1. Seperti yang sudah tertera di atas, pintu yang sudah lapuk adalah salah satu kerusakan yang paling sering terjadi. Kerusakan seperti ini biasanya terjadi pada saat musim hujan, karena kayu yang memiliki sifat akan lapuk ketika sering terkena air atau udara lembab oleh karena itu hal yang harus kita lakukan ketika menghadapi situasi seperti ini adalah mengeringkan pintu kayu tersebut. Anda bisa memberikan pelumas yang memiliki sifat water repellen. oleskan pelumas tersebut ke seluruh bagian permukaan pintu kayu anda
  2. Pada saat anda akan menggunakan pintu berbahan dasar kayu, jangan biarkan pintu tersebut tanpa pernis sama sekali. Karena hal tersebut akan membuat pintu kayu cepat rusak Dampak positif ketika anda menggunakan pernis selain menjaga keawetan pintu adalah pintu akan terlihat lebih bagus dan cantik.
  3. Untuk mengatasi masalah bagian atas pintu yang mulai merenggang adalah anda harus mencopot panir kayu, lalu segera melapisinya dengan lem epoxy. Lakukanlah pengompresan pada pintu dengan bahan yang mirip dengan jenis kayu yang anda gunakan.
  4. Jangan terlalu sering melakukan pembersihan pada pintu menggunakan air, karena cat pada pintu cenderung akan lebih cepat pudar atau mengelupas. Sebab lainnya adalah jika anda tidak menggunakan air dengan takaran yang tepat bisa menimbalkan bau yang tidak sedap dan jamur.
  5. Jika engsel pintu sudah mulai serat, anda bisa memulihkannya dengan cara mengoleskan oil maupun vaslin pada bagian engsel, agar engsel tersebut bisa kembali berfungsi dengan baik.
  6. Anda bisa menjauhkan pintu kayu dari benda-benda yang dapat menimbulkan bekas goresan dan coretan seperti pisau, pulpen, dan kapur.
  7. Jika anda memasang pintu kayu, usahakan beri sedikit jarak antara pintu dan lantainya, agar memberikan ruang ketika pintu tersebut terbuka sehingga pintu itu tak akan serat.
  8. Pintu berbahan dasar kayu biasanya mudah lapuk karena dimakan rayap. Oleh karena itu, untuk pencegahan ketika hendak memasang pintu berbahan dasar kayu, anda bisa mengoleskan sedikit racun serangga pada beberapa sisi tertentu.

Pintu berbahan dasar kayu memang memiliki keindahan dan keunikan sendiri bagi para penggunanya. Selain menambah nilai estetika, pintu berbaan dasar kayu juga mudah didapatkan, tak heran pintu ini menjadi pilihan sebagian besar masyarakat.

Setelah hal-hal yang telah disebutkan di atas, sebenarnya ada lagi yang harus diperhatikan ulang yaitu pengecetan ulang. Jika cat pintu kayu tersebut sudah mulai memudar, anda bisa mengecat ulang agar warna pintu tersebut menjadi seperti baru.

Tips yang bisa anda lakukan adalah  sebaiknya dalam memilih cat, anda harus memilih warna natural tapi terkesan mewah, agar pintu kayu anda nampak lebih cantik. Itulah beberapa tips yang bisa anda terapkan  agar pintu kayu anda dapat tahan lama. Semoga tips di atas bisa menambah wawasan anda.