July 27, 2021

Ini Dia Gejala kanker nasofaring

gejala kanker nasofaring

Gejala kanker nasofaring acapkali memang muncul dengan samar. Pada stadium awal, gejala seakan lebih mirip seperti gejala flu, sehingga sulit untuk dikenali. Berikut sejumlah gejala yang biasa terjadi pada penyakit kanker nasofaring.

Penyakit kanker nasofaring

Kanker Nasofaring merupakan perkembangan sel kanker yang terjadi pada organ nasofaring. Letaknya tepat pada titik persimpangan di antara hidung dan tenggorokan. Kanker nasofaring termasuk dalam jenis kanker berbahaya karena letaknya di dekat organ vital seperti otak, mata dan kelenjar getah bening.

Penyakit ini banyak ditemukan menyerang pria di usia lanjut, dengan ras Asia Timur dan Asia Tenggara. Bahkan dalam catatan Singapura, kanker nasofaring menempati posisi ke 6 sebagai kanker yang banyak terjadi pada pria. Sedang di Indonesia kasusnya menjadi kelima terbanyak.

Gejala kanker nasofaring termasuk sulit dikenali pada stadium awal. Terutama karena kebanyakan kasus kanker nasofaring merupakan penderita keluhan hidung dan tenggorokan menahun seperti memiliki keluhan sinusitis, polip, rhinitis dan lain sebagainya.

Sepanjang hidup mereka, penyakit yang mereka derita menyebabkan mereka terbiasa dengan keluhan hidung dan tenggorokan gatal, hidung tersumbat, pilek dan lain sebagainya. Tanpa menyadari bahwa telah terbentuk sel ganas di nasofaring mereka.

Gejala Kanker Nasofaring

Sebenarnya, ada sejumlah ciri dasar yang menjadi ciri khas gejala kanker nasofaring. Dan sejumlah ciri tersebut adalah sebagai berikut.

Hidung terus menerus tersumbat

Masalah hidung tersumbat bukan hal yang baru, ini biasa terjadi ketika kita terserang flu. Keluhan ini juga lazim terjadi pada mereka dengan masalah rhinitis, sinusitis dan polip. Hanya saja, seharusnya keluhan bisa mereda dengan obat dan tidak datang terus menerus.

Nyeri pada sekitar hidung

Sebagaimana kebanyakan kasus kanker, gejala kanker nasofaring juga biasanya disertai rasa nyeri yang kuat. Biasanya menyebar dari hidung hingga sekitar mata dan dahi. Namun bila dicermati, rasa nyeri akan berbeda dari rasa nyeri yang biasa dirasakan saat sinusitis atau polip sedang kambuh. Karena rasa nyeri akan berpusat di area belakang hidung. Kadang rasa nyeri menekan hingga ke pangkal tenggorokan dan telinga.

Kerap mimisan

Mimisan adalah keluhan yang banyak terjadi. Perdarahan kecil biasa muncul saat terjadi cedera ringan pada pembuluh darah. Atau saat pembuluh darah menjadi rentan ketika efek kelelahan, kepanasan dan lain sebagainya. Tetapi mimisan pada kanker nasofaring muncul cukup sering. Sebagai akibat pembentukan peradangan akibat perkembangan kanker pada area nasofaring.

Rasa tidak nyaman pada telinga

Sebagaimana dijelaskan gangguan pada nasofaring ini sedikit berbeda dari gangguan pada hidung. Karena nasofaring lebih dekat dengan telinga, pasien kerap mengeluhkan gejala kanker nasofaring seperti rasa tekanan pada telinga, gangguan pendengaran, telinga terasa tersumbat dan munculnya suara berdenging.

Pilek terus menerus

Pada dinding nasofaring juga terdapat kelenjar mukosa yang karena perkembangan kanker akan bekerja ekstra menghasilkan lebih banyak cairan lendir. Kelenjar mukosa pada hidung juga turut bekerja lebih aktif. Akibatnya pasien akan merasakan masalah pilek yang tidak kunjung sembuh. Lendir di sini akan tampak kemerahan atau berwarna kekuningan dengan aroma yang sedikit busuk. Itu sebabnya pasien juga akan terus menerus memiliki suara sengau.

Penglihatan ganda

Gejala yang juga banyak dikeluhkan pasien kanker nasofaring adalah gangguan diplopia. Ini adalah gangguan penglihatan ganda dimana benda akan terlihat ganda. Ini berbeda dengan keluhan silinder dimana pandangan mata berbayang ganda, karena pada diplopia bentuk bayangannya akan lebih jelas.

Hidung terasa bengkak

Anda bisa merasakan adanya tekanan pada hidung, atau bahkan secara fisik Anda bisa melihat pembengkakan pada hidung. Biasanya ini bukan gejala sinusitis atau polip biasa. Tekanan dari massa kanker dalam nasofaring yang menyebabkan hidung mendesak keluar dan membengkak.

Muncul benjolan pada area dekat leher

Setidaknya 75% pasien mengeluhkan munculnya gejala kanker nasofaring berupa pembengkakan atau benjolan pada area sekitar rahang. Kadang benjolan bisa teraba dari permukaan. Beberapa benjolan di stadium awal sama sekali tidak disertai rasa nyeri.