October 22, 2021

Kelebihan dan Kekurangannya Mengambil sbmptn 2021

Ingin mengikuti SBMPTN 2022 lintas jurusan? Memahami kelebihan dan kekurangan-melanjutkan studi ke perguruan tinggi di jurusan yang diminati tentu menjadi dambaan setiap peserta yang memilih perguruan tinggi, termasuk pendaftar SBMPTN. Namun, mereka sering merasa bahwa jurusan yang ingin mereka pelajari tidak sesuai dengan jurusan di sekolah tersebut. Jadi, apa yang bisa dilakukan?

Kelebihan dan Kekurangan Lintas Jurusan pada SBMPTN 2022

Jalur masuk universitas yang memungkinkan Anda untuk diterima di jurusan impian Anda adalah Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN. Seleksinya menggunakan hasil tes tertulis yaitu UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) untuk menjaring calon siswa terbaik. Lulusan tahun 2022 atau dua tahun pertama bisa mengikuti SBMPTN, termasuk yang mendaftar di gap year.

SBMPTN 2022 menawarkan banyak jurusan, dan universitas negeri dan politeknik favorit menyediakan banyak pilihan jurusan.

Masalahnya, terkadang pelamar memilih jurusan yang berbeda dengan latar belakang sekolahnya. Misalnya, Anda seorang jurusan sains dan ingin melamar ke Jurusan Manajemen. Padahal, jurusan tersebut diperuntukkan bagi siswa SMA jurusan IPS. Anda masih dapat mendaftar lintas jurusan, tetapi Anda harus menyadari konsekuensinya. Jika Anda ingin lintas profesi selama SBMPTN 2022, silakan simak informasi berikut untuk memahami kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan Lintas Jurusan SBMPTN 2022

  1. Dapat Berkuliah pada Jurusan yang Di inginkan

Tidak jarang siswa salah memilih jurusan di SMA, apalagi bagi siswa yang masuk jurusan karena transkrip atau persyaratan orang tua. Biasanya mahasiswa baru akan menyadari bahwa jurusan yang mereka pilih tidak sesuai dengan karir yang akan mereka jalani, atau siswa akan merasa tidak nyaman saat belajar di sekolah.

Jika seorang siswa tidak puas dengan studinya, dia tidak mungkin terus melakukan kesalahan sampai tingkat universitas. Selain itu, akan berdampak pada masa depan. Oleh karena itu, solusi yang dapat dilakukan adalah lintas profesional. Mahasiswa jurusan IPA memilih jurusan di kelompok Soshum, sedangkan mahasiswa jurusan IPS memilih jurusan di kelompok iptek. Melalui pertimbangan yang matang dan pemilihan jurusan yang tepat, pelamar dapat dengan mudah melakukan kegiatan perkuliahan.

  1. Kesempatan Diterima Lebih Besar

Jurusan universitas Soshum Group memberikan lebih banyak kesempatan untuk jurusan sains. Grup Soshum memiliki banyak jurusan yang bisa dipilih jurusan sains. Oleh karena itu, para mahasiswa IPA tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Di sisi lain, tidak banyak kesempatan bagi mahasiswa jurusan IPS untuk masuk ke kelompok iptek, terutama yang berkebutuhan khusus di berbagai jurusan.

  1. Pilihan Jurusan Lebih Bervariasi

Jika lolos SBMPTN kelompok campuran, Anda bisa memilih kelompok iptek dan kelompok masyarakat dan kemasyarakatan. Peluang diterima di jurusan yang diinginkan lebih besar. Selain itu, walaupun berbeda golongan yaitu iptek dan IPS, kamu tetap bisa diterima di jurusan yang kamu sukai.

  1. Tidak Membuat Jenuh

Belajar di jurusan yang benar-benar Anda inginkan akan lebih menyenangkan daripada membosankan. Jika Anda menentukan target jurusan dan memutuskan untuk lintas jurusan, maka Anda tidak akan mudah bosan saat kuliah. Selain itu, Anda akan lebih leluasa menjelajahi daerah yang diduduki.

  1. Memperluas Prospek Kerja

Ketika Anda berada di sekolah, Anda mungkin banyak berurusan dengan rumus dan teori tentang alam. Namun, dengan memilih jurusan dari grup Soshum, Anda akan belajar mengelola keuangan dan hal-hal yang berhubungan dengan manajemen. Setelah lulus, peluang karir Anda akan lebih luas, karena Anda telah mempelajari dua bidang yang berbeda, yaitu IPA dan IPS.

Kekurangan Lintas Jurusan SBMPTN 2022

  1. Harus Belajar Ekstra untuk UTBK

Siapa bilang SBMPTN menyeleksi mahasiswa IPA rombongan Soshum akan langsung diterima? Padahal, pelamar lintas profesi harus belajar lebih giat agar bisa diterima di jurusan yang diinginkan. Tidak hanya harus belajar bersaing dengan lulusan 2022, pelamar juga akan bersaing dengan lulusan dua tahun sebelumnya, terlepas dari apakah mereka lintas profesi atau tidak.

Di SBMPTN 2022, Anda perlu mempelajari lebih banyak materi. Saat mendaftar ujian iptek, fokuslah hanya pada pembelajaran keterampilan dasar dan materi IPA, jika Anda memutuskan untuk lintas jurusan, Anda wajib mempelajari materi penelitian sosial. Tanpa manajemen waktu yang baik, Anda akan menemukan kesulitan belajar dan kebingungan.

  1. Tidak Semua Jurusan yang Ada Akan Mengizinkan Pendaftar Lintas Jurusan

Sebelum memutuskan untuk lintas-profesional, harap pahami informasi yang relevan terlebih dahulu apakah akan mengizinkan aplikasi lintas-profesional. Karena beberapa jurusan hanya mengizinkan pelamar yang terkait dengan jurusan tersebut. Biasanya jurusan ini membutuhkan pengetahuan dasar yang diperoleh di sekolah menengah. Pelamar jurusan sains biasanya dapat masuk ke kelompok jurusan Soshum, seperti hukum, manajemen, akuntansi, dll. Namun, mahasiswa jurusan IPS tidak bisa memilih semua jurusan pada kelompok iptek.

3.Ada Ilmu di Sekolah yang Kurang Relevan

Ketika Anda mendaftar lintas jurusan, harap pertimbangkan pengetahuan yang Anda peroleh selama sekolah. Jika Anda melamar ke Jurusan Manajemen, tentunya Anda tidak akan menggunakan ilmu tentang sel, organ dan materi lainnya di jurusan biologi. Hal yang sama berlaku untuk materi dalam mata pelajaran fisika dan kimia. Anda juga perlu belajar untuk mengejar ketinggalan dengan membaca materi ekonomi dasar sehingga Anda bisa konsisten dengan pelamar untuk jurusan ilmu sosial.

4.Perlu Mengejar Ketertinggalan Materi

Peluang masuk profesi melalui SBMPTN antar jurusan memang terbuka. Namun, perjuangan Anda tidak berhenti sampai di situ. Agar dapat mengikuti kegiatan perkuliahan dengan baik, Anda tetap perlu bekerja keras. Misalnya dengan mempelajari materi-materi dasar dari jurusan pilihan Anda, sehingga tidak terjadi ketertinggalan bagi mahasiswa non-interdisipliner.

5.Perlu Mengambil Kursus

Jika Anda bertekad untuk lintas profesi, selain studi mandiri tambahan, Anda juga perlu mengambil kursus. Hal ini berlaku bagi mereka yang tidak mendapatkan bantuan dari sekolah ketika mereka lintas profesi. Dengan mengikuti kursus les atau mencari guru privat, materi lintas jurusan akan lebih mudah dipelajari, dan Anda akan fokus pada pembelajaran berdasarkan jurusan Anda selama sekolah. Bahkan, ada beberapa pelamar yang menggunakan strategi pembelajaran jurusan IPA saat masih duduk di bangku sekolah, dan memilih mata kuliah jurusan IPS, sehingga bisa mempelajari dua materi sekaligus.

Sumber : https://anakpelajar.com/