July 1, 2022

Masyarakat di Asikie DiSediakan Peternakan Ayam untuk Kelompok UMKM Tunas Sawa Erma

Barisan usaha Tunas Sawa erma (TSE)Group masih tetap punya niat lebih memajukan ekonomi warga di Asyikie, Boven Digoel, Papua dengan sediakan peternakan ayam. Budidaya peternakan ayam untuk warga itu diharap sanggup tingkatkan tingkat penghasilan ekonominya.

Hal tersebut sebagai sisi dari program peningkatan warga berbasiskan kewiraswastaan yang digotong Tunas Sawa Erma Grup.

“Ini sebagai sisi program CSC (Corporate Social Contribution) yang kami beri ke warga sekitaran di daerah perusahaan kami. Kami mengharap karena ada budidaya peternakan ayam bisa menolong tingkatkan kualitas hidup mereka,” ungkapkan Staff Sisi Umum CSR TSE, Sunardi, Di hari Jumat (30/12/2016).

Program budi daya ternak ayam yang digagas Tunas Sawa Erma Grup sudah dikerjakan semenjak April 2013 dan terlaksana secara lancar. Tunas Sawa Erma Grup semenjak tahun 2013 sudah beli 11.881 anak ayam yang selanjutnya di ternak.

Warga sekitaran mengaku jika program budidaya ternak ayam Tunas Sawa Erma sangat berguna, seperti diutarakan Yakobus Tawab, salah seorang peternak ayam binaan Tunas Sawa Erma. Yakobus menjelaskan, semenjak tahun 2013, ia bersama kelompoknya sukses lakukan musim potong ayam sekitar 9x dengan pendapatan capai Rp 15-20 juta sekali musim.

Hasil ternak ayam selanjutnya dipasarkan di daerah perusahaan Tunas Sawa Erma, ke pegawai dan warga pada harga Rp 55.000 per ekornya. Uang lalu masuk kas bersama-sama dan di investasikan kembali buat peningkatan usaha.

Pendapatan beberapa peternak ayam bebas memakai uang itu untuk kepentingan pengajaran dan kesehatan. Yakobus mengatakan, sesudah ini merencanakan meningkatkan ayam telur.

“Faedahnya banyak. Hasil ternak ayam potong bisa kami pakai untuk kepentingan anak sekolah dan ongkos kesehatan. Hal tersebut sangat bermanfaat buat kami yang setiap hari cuma mendapatkan pendapatan dari memburu,” terang Yakobus.

Sekarang ini, Yakobus dan teamnya sudah mempunyai kandang ayam dengan kemampuan sampai 1.500 ekor ayam, dengan perincian 1.000 ekor ayam potong dan 500 ayam petelur. Hal tersebut didapatnya sesudah lakukan ternak ayam dengan Tunas Sawa erma semenjak tahun 2013.

“Selama ini dapat berjalan secara lancar. Nyaris tidak ada masalah,” tutur Yakobus.