January 24, 2021
Pengertian dan Macam – macamnya

Pelaku Ekonomi Kreatif: Pengertian dan Macam – macamnya

Di sebuah negara, kegiatan ekonomi dijalankan dan digerakkan oleh berbagai macam pihak. Pihak – pihak yang menjalankan ekonomi inilah yang kemudian disebut sebagai pelaku ekonomi. Lalu apa bedanya pelaku ekonomi dengan pelaku ekonomi kreatif?

Jika kamu penasaran mengenai persamaan dan perbedaan keduanya, simak terus tulisan ini hingga akhir. Karena kami akan membahas pelaku ekonomi dan ekonomi kreatif serta macam – macamnya.

Apa yang Dimaksud dengan Pelaku Ekonomi Kreatif?

Baik pelaku ekonomi maupun ekonomi kreatif sebenarnya sama – sama menggerakkan dan menjalankan kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi yang dilakukan dapat berupa proses produksi, distribusi maupun juga konsumsi.

Pelaku ekonomi dapat merupakan perorangan, organisasi swasta maupun juga organisasi pemerintahan. Perbedaan di antara pelaku ekonomi dengan ekonomi kreatif adalah konsep ekonomi yang dijalankan. Sebelum melangkah lebih jauh, kamu harus mengerti dahulu apa itu ekonomi kreatif.

Jika didefinisikan secara umum, ekonomi kreatif adalah sebuah konsep dalam perekonomian yang mengintensifkan kreativitas dengan cara mengedepankan dan mementingkan pengetahuan serta ide yang berasal dari Sumber Daya Manusia (SDM).

Di dalam ekonomi kreatif, pengetahuan dan juga ide kreatif dari Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal ini masyarakat merupakan aset utama yang dapat menggerakan perekonomian. Di Indonesia sendiri, Presiden Jokowi sudah membentuk Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Maka dari itu, dapat diartikan bahwa pelaku ekonomi kreatif adalah orang yang menggunakan pengetahuannya untuk dapat menghasilkan ide kreatif dan tidak melakukan hal rutin yang berulang setiap hari dalam menjalankan kegiatan ekonomi.

Siapa Saja yang Dapat Digolongkan Sebagai Pelaku Ekonomi Kreatif?

Seperti yang sebelumnya sudah dibahas, pelaku ekonomi maupun ekonomi kreatif menjalankan kegiatan ekonomi, apapun bentuknya. Contoh pelaku ekonomi kreatif. adalah rumah tangga, perusahaan, pemerintah, dan masih banyak lagi lainnya.

Masing – masing pelaku tersebut memiliki perannya dalam menjalankan kegiatan ekonomi. Adapun peran – peran dari masing – masing pelaku ekonomi dan ekonomi kreatif tersebut yaitu:

  1. Rumah tangga

Dalam menjalankan peran sebagai pelaku ekonomi, rumah tangga dapat bertindak atau berperan baik sebagai produsen maupun konsumen. Rumah tangga dapat berperan sebagai produsen dengan menyediakan faktor – faktor produksi misalnya seperti modal usaha, bahan baku maupun tenaga kerja.

Selain itu, rumah tangga juga dapat menjadi produsen dengan membuat tempat usaha sendiri seperti usaha catering atau juga pemasok bahan makanan dan sayuran langsung ke konsumen atau juga melalui distributor.

Rumah tangga sebenarnya berperan sebagai konsumen dalam rangka memenuhi kebutuhannya baik terhadap barang maupun jasa. Dalam memenuhi kebutuhannya ini, rumah tangga memerlukan pemasukan atau penghasilan.

Penghasilan rumah tangga biasanya berasal dari gaji atau upah kerja, laba, sewa (biaya yang diterima karena menyewakan lahan maupun bangunan), dan juga hasil penjualan yang dilakukan.

  1. Perusahaan

Perusahaan atau UMKM memiliki peran yang penting sebagai pelaku ekonomi dan ekonomi kreatif. Hal ini dikarenakan sifat perusahaan yang tetap dan juga berkelanjutan sehingga dapat menciptakan keadaan ekonomi yang berkelanjutan pula.

Dalam kegiatan ekonomi, perusahaan berperan dalam beberapa hal yang beragam misalnya sebagai penyedia dan juga pengelola fasilitas pendukung produksi seperti modal dan tenaga kerja, serta penjual berbagai macam produk terhadap berbagai konsumen.

Selain itu, perusahaan juga dapat menjaga kesejahteraan dari tenaga kerja atau karyawannya serta masyarakat yang ada di sekitar lingkungan perusahaan tersebut. perusahaan juga membayar pajak atas produk baik barang maupun jasa yang dijual ke pemerintah.

  1. Pemerintah

Selain perusahaan, pemerintah juga memiliki peran yang penting dalam kegiatan perekonomian. Dalam perjalanannya, kegiatan perekonomian harus memiliki aturan yang mengingat agar dapat memakmurkan warga negara.

Peran itulah yang kemudian diambil oleh pemerintah. Pemerintah mengeluarkan peraturan serta kebijakan yang berkaitan dengan kegiatan perekonomian dengan fokus demi kebaikan negara beserta warganya.

Salah satu contoh kebijakan mengenai perekonomian yang dikeluarkan oleh pemerintah adalah UU No 24 Tahun 2019 tentang pembentukan ekonomi kreatif.

Selain mengatur kegiatan perekonomian, pemerintah juga dapat berperan baik sebagai produsen maupun konsumen. Sebagai contoh peran pemerintah sebagai produsen, pemerintah dapat menyediakan jasa berupa layanan untuk masyarakat dalam berbagai sektor seperti BPJS Kesehatan atau BPJS Ketenagakerjaan.

Pemerintah menjalankan perannya sebagai konsumen saat pemerintah memenuhi kebutuhannya baik akan barang maupun jasa yang biasanya dipenuhi oleh perusahaan. Sebagai contoh, untuk beberapa inventaris seperti alat tulis kantor, meja dan kursi maupun sebagainya.

Karena pemerintah tidak dapat membuat atau memproduksi sendiri inventaris tersebut, pemerintah kemudian membeli ke perusahaan dan menjalankan perannya dalam kegiatan perekonomian sebagai konsumen.

Setelah kamu mengetahui dan mengerti pelaku ekonomi dan ekonomi kreatif, kami sangat berharap ide – ide yang kamu miliki akan dapat menghasilkan produk inovasi baru yang tentu saja dapat digunakan sebagai tempat usaha untuk kamu sehingga kamu dapat menjadi pelaku ekonomi. Semangat berkarya!