July 26, 2021
Investasi-Emas

Peluang Investasi Emas di Tahun 2021

Emas ialah investasi yang tidak pernah merasakan masa old mode sejauh masa. Ini terkait dengan karakter emas sebagai safe haven yang bisa selamatkan nilai investasi bahkan juga pada periode kritis capai titik terendah. Keadaan ini ditunjukkan dengan begitu powerful emas dalam simpan nilai harta saat wabah COVID-19 ini.

Komoditas emas disebut mempunyai korelasi negatif dengan portofolio investasi lain saat kritis ekonomi hingga dipandang bisa membuat perlindungan nilai investor saat alami guncangan keuangan dan jadi trade off untuk pengurangan nilai asset. Saat pasar saham roboh, emas jadi alternative teraman untuk investor untuk dibeli.

Brian Lucey dan Sile Li (2019) dalam Sumber Kebijakan Journal, 2019, Vol 63 mengatakan jika peran emas sebagai safe haven bisa selamatkan banyak negara saat terjadi gejolak pasar yang berlebihan saat kritis. Mereka memiliki pendapat jika emas sebagai investasi yang mempunyai korelasi dekati 0 pada asset investasi keuangan yang lain. Gerakan emas mempunyai skema tertentu yang memiliki sifat unpredictable dan berlainan dengan karakter investasi secara umum. Ini bisa dibuktikan jika saat wabah COVID-19, emas justru alami masa keemasan dengan kenaikan harga keseluruhan sampai 26,48 % sepanjang 2020.

Tubuh Pusat Statistik (BPS) menulis jika export logam dasar mulia, terhitung emas didalamnya, selalu alami peningkatan dari hari ke hari. Bila pada 2018 terdaftar sekitar 1.385,8 ton, pada 2019 naik capai 2.052,8 ton. Maknanya, ada kenaikan export lebih dari 48 %. Nilai export logam dasar mulia ini capai nilai sebesar US$4,6 miliar. Indonesia mengekspor logam dasar mulia ini terbanyak ke Jepang, yakni sejumlah 1,429,5 ton atau sekitar 69,6 %.

PT Bermacam Tambang Tbk atau yang dikenali sebagai ANTAM mencatat keseluruhan volume produksinya sejumlah 1.672 kg dengan volume pemasaran unaudited sejumlah 21.797 kg pada 2020. Volume ini belum melebihi pemasaran emas pada 2019 yang capai 34.016 kg. Walau begitu, ANTAM alami performa positif karena peningkatan harga emas dunia yang capai tingkat paling tinggi pada 2020. Ini menggerakkan ANTAM terus mempertingkat konsentrasi pemasaran berbasiskan konsumen setia dengan manfaatkan trend warga lokal dalam melakukan investasi emas.

Masih Jadi Asset?

investasi-emas

Palaniapan (2020) yang diambil oleh The Economic Times mengatakan jika emas masih terus akan menjadi asset investasi unggulan pada 2021. Meskipun ada kecondongan pengurangan harga sepanjang akhir 2020 yang bersambung di awal 2021, emas masih mempunyai harga yang cukup konstan dan ada pada tingkat aman menjadi alat investasi opsi.

Kemampuan emas sebagai opsi investasi pada 2021 dikuasai oleh faktor-faktor. Pertama, tingkat pengaturan COVID-19, ini dihubungkan dengan kesuksesan program vaksin COVID-19 di semua negara dan efektifitas vaksinnya. Ke-2 , ialah keadaan ekonomi dunia yang mayoritas alami konstraksi cukup dalam sepanjang 2020. Kekuatan dunia untuk recovery benar-benar punya pengaruh pada kestabilan harga emas.

Baca juga: Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu

Factor ke-3  ialah fluktuasi nilai ganti dollar AS yang kerap bawa imbas peraturan pajak satu negara dan menurunnya nilai dollar berpengaruh pada kenaikan harga emas. Ke-4, ialah proses kesepakatan dagang di antara AS dan Tiongkok yang bakal tentukan arah ekonomi global karena ke-2  negara ini sebagai dua kemampuan paling besar ekonomi dunia. Ke-5, ialah kekuatan pemerintahan dalam mengontrol inflasi dan suku bunga dalam negeri hingga bisa jamin daya membeli warga dan kestabilan harga.

Factor ke enam ialah jumlahnya uang yang diciptakan oleh Bank Sentra. Sedang paling akhir yakni beberapa faktor yang lain bisa punya pengaruh seperti jumlahnya produksi emas dan berapa besar emas sebagai asset ketahan, baik oleh pemerintahan, perusahaan atau warga.

Kekuatan Rebound

Apa emas akan alami rebound pada 2021? Satu pertanyaan yang susah diprediksikan jawabnya khususnya terkait dengan belum meredanya wabah COVID-19. Timbulnya perubahan virus yang diketemukan di Inggris dan tidak bisa dijumpai berapa besar efektifitas penyuntikan vaksin COVID-19 masih memberikan kesempatan emas akan alami price rebound pada 2021.

Factor yang lain menggerakkan harga emas kemungkinan naik kembali sepanjang 2021 ialah kestabilan nilai ganti rupiah pada dollar AS. Jika nilai ganti bisa capai tingkat kurang dari Rp14.000 karena itu harga emas segera dapat ada di bawah Rp1 juta per gr. Kebalikannya, bila nilai ganti menurun, karena itu harga emas ditegaskan akan melebihi harga sekarang ini.

Factor harga emas di pasar global diprediksikan akan kuat dengan didorong hasil persetujuan Uni Eropa (UE) dan Inggris terkait dengan Brexit. Ini disebabkan karena Inggris yang bakal tinggalkan Brexit terhitung mulai 1 Januari 2021. Walaupun juga factor ini masih ditanyakan efeknya dan belum terlampau mempengaruhi harga emas secara berarti karena masih bersambungnya beragam ulasan klausul persetujuan jalinan perdagangannya dengan UE.

Berdasar beragam data dan keadaan tertera di atas, karena itu emas masih mempunyai prospect positif sepanjang 2021. Penting diingat jika emas bukan investasi periode pendek hingga bila lakukan investasi emas harus mempertimbangkan short run economy shock dan kelancaran cashflow asset yang sehat. Emas akan bercahaya dalam periode waktu panjang. Selamat melakukan investasi.