July 1, 2022

Pengadaan Barang dan Jasa BUMN Sekarang Makin Praktis dengan PaDi UMKM

Saat ini perkembangan dunia digital sangatlah maju sehingga banyak pula proses yang dulu mungkin lebih rumit menjadi lebih simple. Contohnya kemunculan internet, ponsel pintar dan juga beberapa peralatan elektronik dan digital canggih lainnya.

Pemerintah sebagai pihak yang mengelola negara juga tentu tidak ingin melewatkan kesempatan kemajuan digital ini dalam proses pengelolaannya. Terlebih lagi saat ini juga sudah banyak sekali anak bangsa yang memiliki potensi dan juga karya yang bisa dibanggakan di dunia.

Oleh karena itu, pemerintah Indonesia di tahun 2020 meluncurkan sebuah platform digital yang bertujuan untuk memudahkan proses pengadaan barang dan jasa BUMN. Platform digital itu bernama PaDi UMKM, singkatan dari Pasar Digital Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

PaDi UMKM diluncurkan pada tanggal 17 Agustus 2020 bertepatan dengan Hari Raya Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75. Dilatarbelakangi oleh Kementerian BUMN, Kementerian UMKM dan juga Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah, PaDi UMKM diperkenalkan kepada khalayak ramai.

Diharapkan ke depannya, PaDi UMKM bisa menjadi salah satu model bisnis yang tepat bagi pengelolaan negara. Karena proses pengadaan barang dan jasa BUMN jadi lebih terkontrol dan juga perputaran ekonomi melibatkan UMKM sebagai vendor pengadaan barang dan jasa BUMN.

Banyak sekali kelebihan dan manfaat yang didapatkan dari hadirnya platform digital yang satu ini. Salah satunya adalah pengadaan barang dan jasa BUMN yang dulu dilakukan secara konvensional alias tatap muka, maka saat ini bisa dilakukan secara daring atau online.

Pihak BUMN hanya cukup mempercayakan kepada person in charge atau PIC-nya untuk ditugaskan mencari barang maupun jasa yang dibutuhkan.

Selain itu, transaksi pengadaan barang dan jasa BUMN melalui PaDi UMKM menjadi lebih transparan. Karena semua terekam dengan baik, mulai dari nominal, keterangan barang dan juga informasi pembayaran.

Jadi nilai ini sangat baik untuk pemerintah dalam memonitor pengeluaran kas negara melalui BUMN-BUMN-nya.

Bila berdampak baik, maka bisa jadi beberapa BUMN juga akan menyusul untuk menerapkan proses transaksi pengadaan barang dan jasa secara daring atau online melalui PaDi UMKM.

Belum lagi, saat ini sudah banyak sekali UMKM yang sudah bergabung ke dalam PaDi UMKM. Seller yang ada di PaDi UMKM pun berasal dari kategori yang berbeda-beda.

Sebut saja ada kategori material konstruksi, jasa konstruksi & renovasi, jasa ekspedisi & pengepakan, pengadaan & sewa peralatan mesin, jasa perawatan peralatan & mesin, jasa periklanan, pengadaan & sewa peralatan furniture dan juga jasa catering & snack.

Sebenarnya masih banyak lagi kategori yang disediakan oleh PaDi UMKM. Kemungkinan baru bisa diumumkan setelah UMKM dalam kategori-kategori tersebut telah menyelesaikan proses bergabungnya.

Jadi, bagi pihak BUMN yang ingin melakukan transaksi pengadaan barang dan jasa. Langsung kunjungi PaDi UMKM sekarang juga!