December 7, 2021

Sinopsis Series Upin & Ipin : “Pengalaman Puasa Bagian 1”

14 Episode Upin-Ipin Untuk Mengajarkan Anak Berpuasa di Bulan Ramadhan,  Ringan dan Mengedukasi - Tribun Sumsel

Upin dan Ipin merasa senang menyambut malam pertama bulan Ramadhan. Sang kakak, Ka Ros dengan sinis memberi pesan kepada Upin dan Ipin untuk tidak susah bangun sahur. Upin dan Ipin pun menjawab bahwa mereka sudah bisa bangun tidur sendiri jadi tidak usah dibangunkan.

Lalu mereka bertanya kepada Opah pukul berapa makan sahur. Pukul lima jawab Opah. Kemudian Upin dan Ipin mengatur jam wackernya untuk bisa bangun pukul lima.

Tiba pukul lima, Kak Ros yang sudah bangun melihat kedua adiknya itu masih tidur nyenyak walaupun jam wackernya berbunyi kencang, lalu ia menuju ke ruang makan.

Disitu Opah menyuruh Kak Ros untuk membangunkan kedua adiknya itu, tetapi Kak Ros merasa enggan dengan alasan mereka sendiri yang bicara mau bangun sendiri. Namun, tiba-tiba saja Upin dan Ipin hadir dalam keadaan setengah sadar.

Opah menegur Kak Ros karena membangunkan orang sahur akan mendapatkan pahala. Tiba-tiba Upin dan Ipin pun bangun dari tidurnya.

Setelah duduk di meja makan, Upin dan Ipin berdoa sebelum makan walaupun dalam keadaan masih mengantuk. Dalam makan sahurnya itu, Opah memberi nasihat kepada Upin dan Ipin supaya banyak beribadah di bulan puasa, contohnya sholat, mengaji, bersedekah dan sebagainya.

Kak Ros meledek adik-adiknya itu dengan mengatakan yang mereka tahu hanya makan saja. Opah pun menegur tindakan Kak Ros, bahwa bulan puasa itu bukan hanya menahan rasa haus dan lapar saja, tetapi juga menjaga perkataan, pendengaran, dan penglihatan.

Dengan nada sinis, Upin menambahkan nasihat Opah ‘baru dapat pahala” yang membuat Kak Ros geram. Opah pun menasihati kak Ros supaya sabar menghadapi perilaku adik-adiknya itu.

Di sekolah, Upin dan Ipin beserta kawan-kawan berkumpul satu meja sambil membicarakan betapa lezatnya makanan Bazar Ramadhan yang sangat dinanti-nanti oleh mereka, terutama Mei Mei yang tidak berpuasa.

Ehsan yang bicara banyak tentang semua makanan hingga membuat Fizi menghayalnya tentang makanan tersebut. Begitupun dengan Ipin yang sangat menyukai ayam goreng.

Disisi lain, Mei Mei tiba-tiba mengingatkan teman-temannya yang beragama Muslim agar tidak selalu memikirkan tentang makanan karena sedang berpuasa. Tak lama kemudian Upin dan Ipin juga menegur Ehsan karena perkataannya telah membuat Fizi terlena dengan khayalan makanan.

Upin & Ipin teringat pada pesan Opah dan menyampaikan kata-katanya, “Bulan puasa, kalau asyik bercakap pasal makanan sampai orang yang mendengar itu terliur, nanti kurang pahala”. Alhasil, perkataan terebut malah membuat Fizi marah terhadap Ehsan karena telah menggodanya dengan khayalan makanan.

Tak hanya sampai disitu, Upin & Ipin juga menyampaikan pesan dari Opah yakni “Puasa, tak boleh marah-marah. Nanti lagi kurang pahala”. Susanti pun menyambutnya dan berkata bahwa orang yang sedang berpuasa itu harus bersabar.

Setelah mendengar perkataan itu, akhrnya Fizi menyesal dan takut kehilangan pahala puasanya. Menjelang petang di sebuah taman bermain, Upin & Ipin dan Ijat menjadi tim sepakbola untuk melawan tim Ehsan, Fizi dan Jarjit.

Sedangkan Mei Mei dan Susanti hanya menjadi penonton sambil bersorak sorai untuk memberikan semangat pada masing-masing tim Upin & Ipin maupun tim Ehsan. Lantas, bagaimanakah kisah kelanjutannya?

Untuk mengetahui cerita selengkapnya, bisa anda saksikan Series Upin & Ipin S : “Pengalaman Puasa Bagian 1” di MNCTV