January 22, 2022

Teknik Penting Saat Stand Up Selling Untuk Presentasi Penjualan

Dalam berjualan, banyak cara yang bisa dikerjakan untuk memasarkan product atau jasa yang kita miliki. Sebagai penjaja sebaiknya kita punyai kapabilitas verbal yang lebih baik, agar apa yang menginginkan kita sampaikan kepada calon costumer bisa hingga dengan jelas.

Apabila jikalau Anda sedang melalukan Stand Up Selling, tentu pembukaan presentasi penjualan selanjutnya sangatlah penting. Dalam Stand Up Selling, presentasi harus punyai kapabilitas yang bisa mempunyai audience tidak hanya tertuju kepada kita tetapi juga tertarik dengan apa yang kita ucapkan.

Karena dalam sebuah presentasi penjualan tidak hanya mengenai bagaimana berbicara di depan orang banyak, tetapi lebih kepada bagaimana mengakses presentasi, menyampaikan keperluan dan permasalahan, mengimbuhkan pemecahan kasus dan mengajak untuk mengambil tindakan yang harus dilakukan.

Untuk itu 4 bagian mutlak ini bisa Anda jalankan saat mengakses sebuah presentasi dalam Stand Up Selling.

1. Pernyataan Mengejutkan
Mulailah dengan membawakan Info kepada pendengar sesuatu yang tidak lazim dan berwujud mengejutkan. Hal ini bisa disampaikan dengan mengimbuhkan Info berdasarkan fakta, knowledge statistik atau Info yang belum pernah didengar oleh pendengar. Sehingga dengan awalan ini, pendengar dapat terasa tertarik untuk perhatikan lebih jauh mengenai pemaparan Anda.

2. Berikan Cerita Singkat
Cerita pendek ini bertujuan sebagai transisi imajinasi dan pemikiran pembaca atas Info atau fakta yang udah diberikan tadi. Untuk mengimbuhkan cerita pendek ini bisa berdasarkan pengalaman spesial atau orang lain. Namun, pastikan cerita ini tetap fokus pada topik yang menginginkan dituju. Sehingga dengan adanya cerita singkat ini pembaca dapat lebih enteng dalam memahami pesan yang disampaikan oleh Anda.

3. Sesekali Gunakan Kutipan Menarik
Untuk memperkuat hasil fakta statistik dan cerita di atas, Anda bisa manfaatkan kutipan berasal dari orang terkenal yang berkaitan dengan topik presentasi Anda. Kutipan ini dapat mengimbuhkan stimulun kepada pendengar untuk bisa sepaham dan sepakat dengan pemaparan Anda. Sehingga, nantinya Anda dapat lebih enteng dalam menggiring ke obyek presentasi utama.

4. Ajukan Pertanyaan Sebagai Penilaian
Presentasi yang baik adalah yang memandang komunikasi dua arah yaitu dengan melibatkan pendengar. Ajukanlah pertanyaan kepada pendengar, sebab itu dapat memunculkan tanggapan para pendengar kepada Anda. Selain itu, dengan melibatkan pendengar melalui pertanyaan juga bisa Anda jadikan penilaian seberapa antusias para pendengar dalam perhatikan apa yang Anda sampaikan.

 

Sumber : efyei.com